KERAJAAN SORGA/ALLAH

Kerajaan Sorga/Allah

malekhut syamayim  ~yIm;v’  tWkl.m;.

 

Salah satu konsep gerakan-gerakan dari peta politik umat Israel adalah mengenai konsep Kerajaan Sorga[1] – malekhut syamayim  ~yIm;v’  tWkl.m;.  Umat Israel menggunakan kata “Kerajaan Sorga” dimengerti sebagai ungkapan “Kerajaan Allah”, seringkali kata Allah dan Sorga dianggap sama,–umat menghindari perkataan Allah, karena nama itu dianggap kudus dan tidak boleh diucapkan secara sembarangan. Konsep Kerajaan Sorga dapat dikatakan sebagai ideologi pengharapan umat Israel.

Dalam Matius 3:2, Yohanes Pembaptis menyerukan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga (basileia ton uranon - basilei,a tw/n ouvranw/n) sudah dekat!”   Konsep ini dipegang teguh oleh umat Israel dalam setiap gerakan dan pengharapan mereka. Konsep dan pengharapan Kerajaan Sorga ini juga masih tercermin dalam diri para murid-murid Yesus. Ungkapan Kerajaan Sorga – malekhut syamayim  ~yIm;v’  tWkl.m; dalam pengharapan gerakan sosial politik  Yahudi  sesudah pembuangan mengandung unsur campur tangan Allah. Campur tangan Allah yang sungguh  diharapkan Israel untuk memulihkan kebahagiaan umat-Nya dan membebaskannya dari kuasa musuh. Kedatangan kerajaan adalah perspektif masa depan yang dipersiapkan oleh kedatangan Mesias dalam meratakan jalan bagi kerajkaan Allah. Yesus dan Yohanes Pembaptis menyatakan kerajaan Allah sudah dekat (Mat 4:17, 3:2).

Pada masa Yesus, harapan eskatologis agama Yahudi ini telah berkembang dalam banyak bentuk, seperti unsur nasionalisme yang ditonjolkan, unsur kosmik dan unsur apokalipik. Pengharapan itu mulai dalam pemberitaan mengenai pemulihan takhta Daud dan kedatangan Allah untuk membaharui dunia, seperti nubuat Perjanjian Lama. Walaupun Perjanjian Lama tidak berbicara langsung tentang Kerajaan Sorga eskatologis, namun dalam Mazmur dan Kitab-kitab Nabi penyataan kedaulatan Allah sebagai Raja, adalah satu dari gagasan utama dalam lman dan pengharapan Perjanjian Lama.[2] Beberapa unsur menonjol, sebagai jelas kelihatan bila membandingkan nubuat nabi-nabi terdahulu dengan nubuat tentang kedaulatan universal dan munculnya Anak Manusia dalam Daniel.

Ketika Yohanes Pembaptis dan kemudian Yesus sendiri memberitakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat, maka pemberitaan ini membangunkan perhatian dan mengandung arti universal. Diberitakan bahwa poros sejarah yang lama dinanti-nantikan, yaitu campur tanan Allah untuk memulihkan segala sesuatu, sudah dekat, bagaimana pengertian waktu itu. Jadi sangat penting meneliti isi pemberitaan Perjanjian Baru mengenai Kerajaan itu.

Dalam pemberitaan Yohanes Pembaptis menonjolkan penghakiman Allah sebagai realitas dekat: kapak sudah diletakkan pada akar pohon. Allah datang selaku Raja adalah untuk memurnikan, menyaring dan menghakimi. Semua orang akan terlibat, tidak ada kekecualian atas dasar hak istimewa, termasuk kesanggupan menyebut Abraham sebagai bapaknya. Pada saat itu juga Yohanes Pembaptis berkata, ia sendiri perintis jalan bagi Dia yang akan datang dengan membawa penampi. Karena kedatangan-Nya sudah dekat, umat harus bertobat dan memberi diri dibaptis untuk pembersihan dosa, supaya luput dari hukuman yang akan datang dan menerima bagian dalam keselamatan dari Kerajaan dan pembaptisan dengan Roh Kudus yang akan dicurahkan (Mat 3:1-12).

 


[1]               Umat Israel menggunakan kata “Kerajaan Sorga” dimengerti sebagai ungkapan “Kerajaan Allah”, seringkali kata Allah dan Sorga dianggap sama,–umat menghindari perkataan Allah, karena nama itu dianggap kudus dan tidak boleh diucapkan secara sembarangan.

[2]               Konsep Kerajaan Sorga dapat dikatakan sebagai ideologi pengharapan umat Israel, lihat, George V.Pixley, Kerajaan Allah. Artinya Bagi Kehidupan Politis, Ideologis dan Kemasyarakatan  (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1990), hlm. 34-49.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s