Sang Maha Guru Kesederhanaan: Robert M. Paterson

DR. Robert M. Paterson: Catatan Pojok di SMS XXIII GT

SMS-GT, bersama DR. Robert M. Paterson, penulis buku: Tafsir Keluaran, Tafsir Imamat, Tafsir Ratapan, Tafsir Maleakhi; Tafsir Yeremia; Hinduism and Buddhism in Indonesia; A history of the Pukerau Presbyterian Church, dll. Opa Robert, satu dari empat dosen asing yg meng’asin’kan kelas di eraku berasal dari New Zealand.

Mantan Dosen STT INTIM Makasar ini hobinya berenang, tapi tak bisa berenang, jadinya Opa hanya dipinggir-pinggir kolam berendamnya. Hari Sabtu merupakan hari yang sering ditunggu-tunggu anak Aspura (asrama putra) ‘tuk dijemput pergi berenang di Mattoangin. Sesudah berenang, mampir makan pangsit, tapi beliau hanya minum teh tak bergula. Beliau semua yang bayar dan kembaliannya, walau tinggal Rp. 100, mesti dibalikin…(cara mendidik tuk jujur dan hargai yang kecil, mungkin?).

Kesederhanaan, merupakan tema yg cocok kuberikan untuk menggambarkan style of living-nya. Tahun 1996, sambil memegang lemari plastic dalam kamarnya, saya berkata: “lemari plastic ini sudah ada yang robek dan sudah miring, bapak perlu menggantinya, bukan?”. Sambil menepuk2 bahuku, beliau menjawab: “auh, ini masih bisa dipakai, bukan?”. Benar, lemari plastic itu masih bs dipakai, walau sdh robek n miring. Truz, sikat gigix, sdh gk memenuhi syarat lg krn 1/3 sdh penyok. Ttg makanan, beliau makan seadanya n gk pernah nambah. Jika ditanya: “apakah ingin menambah makanan?”, beliau menjawab: “auh, saya pikir saya tidak rakus, bukan?” (Maybe, beliau lg nyinggung teman2 yg suka nambah2 wkt itu, hehe…juskid).

Beliau juga sering dijuluki dosen kasih. Jika kelas gaduh, beliau akan menegur dgn berkata: “janganlah bercakap-cakap, berdiamlah”. Jika masih gaduh juga, beliau akan melompat2 kecil, gemetar, dan berkata “diamlah”. Jika msh ada yg ribut, mata kami segera akan melotot ke orang yg ribut, seolah berkata: “kalau masih ribut, you akan berurusan dgn kami!”. Tak ada mahasiswa yang dibentak, dicaci, atau diusir. Di bawah pohon “tritunggal”, kami sering cerita bahwa beliau yang akan duluan masuk sorga, tanpa ditanya2 lg oleh malaikat penjaga sorga, tapi dosen lainnya….

Robert M. Paterson, maksh atas ilmunya. Semoga senantiasa sehat dan bahagia bersama keluarga di New Zealand. Kami, murid n anak2mu, sll mendoakan.

2 Tanggapan

  1. (1) Ini Komentar teman2 di Dinding FB-ku:

    Bernadus Baddu-Paliling:
    semua org tahu dan tdk pernah terlupakan …

    Paulus Masarrang Tangke:
    Benar bro, khususx bagi murid2x. Ingat pesanx: jadilah anak yg baik, ok… Ok

    Bernadus Baddu-Paliling:
    kasi ingat itu Pdt Davil LP solx hampir setiap pertemuan di kelas dia selalu didoakan d disuruh bertobat…

    Herlina Rande Ratu:
    Ok adk gntg, sukses SSA. Pdt budi ad ikut dn apa msh d mksr.tlg info dr dia ok tx

    Paulus Masarrang Tangke:
    ‎@bdp: ya, itu ne’botak msh nakal sampai kini; @hrr: Iya kanda manizz… Pdt budi msh di mks. Sukses disn ya n salam ke papax anak2 ya…
    ***

    (2) Ini Komentar teman di foto FB-ku:

    Desy K Bangapadang:
    Btl sekali kak, DR.Robert M .Peterson memang

    Desy K Bangapadang:
    Btl skli kak.dan sy yakin kl DR.Robert M.Peterson org pertama msk sorga kakak yg kedua ha a aa.

    Desi Dwi Sandi:
    kak Paul, yang di sebelah kiri ta itu, Doktor siapa lg namax? Kyk lupa2 ingat ma kodong,hehehe

    Paulus Masarrang Tangke:
    ‎@DKB: yg ketiga n sterusx msk di sorga yg hilang, hehe; DDS: Doktorok tuak tu, krn 98 kami ksh uang rp.1000 n hrs bw tuak seharga 25rb, gmn carax terserah dia, n berhasil, jd DR (tuak) Mikha Dasan…

    Desi Dwi Sandi:
    kasianx mi kodong itu DR.Mikha, jgn2 dia pergi ambil tuakx alm.daeng caco’ wkt itu. Pas mabuk2x caco’, dia kasi uang 1000, na kira uang 25rb,hehehe… Btw, gmana kbr pak Pdt? Uni gmana?

    Yorim Karoma:
    tongantoooo…………..

    Debora T. Ampulembang:
    Yg paling gagah, siapakah gerangan?

    Lidya K. Tandirerung:
    opa Robert yang paling ganteng gang….

    Elazar Boonde:
    Klo pak Peter tidak masuk sorga, kita pigi demo!!!!!! hahahahaha….

    Jeanny R. Kristensen:
    Opa ku emang penuh kasih!

    Samuel Natar:
    sy juga per nah diajak mandi di kolam renang tuh, memang kesan yg luar biasa bersama Bapak Peter, memang sangat menarik..

    Frans J Wantah:
    Trim’s. Kami selalu ingat beliau.

    Pinehas Djendjengi:
    Sewaktu singgah di Jakarta, sy dan istri ajak beliau jalan-jalan. Kami mampir di sebuah warung utk makan siang. Sambil menunggu sajian, sy memancing memorinya dengan berkata, “Bapa, dulu Bapa pernah salah mengucapkan kata waktu berdoa. Bapa… bilang, …..saudara-saudara,marilah kita berdosa…… he he… Dia tersenyum simpul dan berkata….au, au, saya rasa saya masih baik…. anda tahu Bapak de Jong juga pernah salah waktu mengajak orang bernyanyi, katanya, Saudara-saudara, marilah kita menangis…… he he bisa juga beliau bercanda……….Lihat Selengkapnya
    27 Juli 2011 pukul 3:08 •

    Sulaiman Manguling:
    ohhh…..ohhhhh…….kamu nakal!!!
    28 Juli 2011 pukul 9

    ***

  2. HEBAT BANGET NICH BULE HIDUP SEDERHANA. TLADAN KRISTUS SEJATI. TQ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s