MODEL TEOLOGI BIBLIKA (DOING BIBLICAL THEOLOGY)

MODEL TEOLOGI BIBLIKA (DOING BIBLICAL THEOLOGY)*

 

James Barr, salah teolog yang terkenal dalam abad ke-20, telah mengemukakan mengenai model dalam teologi biblika dengan menyorot pandangan Manfred Oeming menyangkut pemikiran Gerhard von Rad. Uraian berikut adalah dikutip dari buku karangan James Barr, The Concept of Biblical Theology. An Old Testament Perspective.

            Menurut  Manfred Oeming, berkaitan dengan pengembangan teologi biblika maka salah satu nama yang patut disebut adalah Gerhard von Rad. Bagi Oeming, Gerhard von Rad mengembangkan 4 model teologi (biblika).[1]

1. Model Sejarah Perjanjian (The promise-history model).

            Menurut von Rad, Perjanjian Lama dapat dibaca sebagai buku pengharapan karena memang berisi penuh dengan pengharapan.[2] Oleh karena itu, tidak terlalu sulit untuk mengaitkan pengharapan tersebut dengan kedatangan Yesus Kristus. Akan tetapi secara ilmiah  pewujudan pengharapan-pengharapan tersebut “tidak” dapat menunjuk kepada Yesus. Walaupun demikian, ada elemen-elemen dalam PL yang dapat dijadikan  pertimbangan untuk mengaitkan pengharpan PL dengan Yesus Kristus: PL dan konteksnya harus secara serius digali dan ditafsirkan secara menyeluruh. Dan seluruh sejarah dalam PL mencapai tujuannya dalam Yesus Kristus.[3]

2. Model Sejarah Tradisi (The tradition-history model)

            Von Rad membantah bahwa bangsa Israel selalu mempergunakan tradisi kekhususan Israel yang direaktualisasikan dalam penyiapan-penyiapan penyelamatan (Heilssetzungen).[4] Menurut von Rad, “This was ‘a charismatic’ process.”[5]  Oleh karena itu, terjadi proses penyaringan dan ada transformasi dalam Perjanjian Lama itu sendiri. Akhirnya von Rad mengaitkannya dengan Perjanjian Baru dan mengatakan, “Realization in Christ was the final ‘hermeneutical transformation.’”[6]

3. Model  Sejarah Penyelamatan (The salvation-history model)

            Oeming mengomentari pandangan von Rad dengan mengatakan, “There is a real history, God’s intervention in the process of the world: ‘History becomes word and word becomes history.’ The historical action is basic, but the historical fact is known only through word and interpretation. New interpretations show that the history is open to the future and look for new application in new situation of the salvation history.  …  Thus the New Testament salvation history is the prolongation and conclusion of God’s history in the Old.”[7]

4. Model Sejarah Kebahasaan (The language-history model).

            Oeming mengutip pendapat von Rad dengan mengatakan, “  …  von Rad went on to claim an ‘unbroken continuity’ between the language of the Old Testament and that of the New: in spite of the fact that the former was Hebrew and the latter was Greek, ‘in a higher sense’ it was one unitary language.”[8]

*oleh Andarias Kabanga


[1]               James Barr, The Concept of Biblical Theology. An Old Testament Perspective. (Minneapolis: Fortress Press, 1999), hlm. 497.

[2]               James Barr, The Concept of Biblical Theology. An Old Testament Perspective, hlm. 498.

[3]               James Barr, The Concept of Biblical Theology. An Old Testament Perspective, hlm.  498.

[4]               James Barr, The Concept of Biblical Theology. An Old Testament Perspective, hlm.  498.

[5]               James Barr, The Concept of Biblical Theology. An Old Testament Perspective, hlm.  498.

[6]               James Barr, The Concept of Biblical Theology. An Old Testament Perspective, hlm.  498.

[7]               James Barr, The Concept of Biblical Theology. An Old Testament Perspective, hlm.  498-499.

[8]               James Barr, The Concept of Biblical Theology. An Old Testament Perspective, hlm.  500.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s