Mars Gereja Toraja

Mars Gereja Toraja

2-mars-gt

 

Download MP3 Mars GT:

http://sidangsinodeam.net/data/lagu/

 

 

 

Hymne Gereja Toraja

Hymne Gereja Toraja

1-hymne-gt

 

Download MP3 Hymne GT:

http://sidangsinodeam.net/data/lagu/

 

 

 

 

Kebutuhan Air Minum dan Air Hidup

Kebutuhan Air Minum dan Air Hidup

Air Minum dri Gunung Batu “Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: “Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?  (Keluaran 17:3)

“…tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” (Yohanes 4:14)

 

Reaksi orang ketika mengalami kekurangan menunjukkan kualitas imannya. Kebanyakan orang yang dipimpin (umat) bersungut-sungut dan mempersalahkan sesamanya ketika ia mengalami kekurangan. Namun, seorang yang berjiwa pemimpin (Musa) berseru kepada Tuhan ketika mengalami kekurangan.

Air minum adalah kebutuhan manusia, ternak, dan tanaman. Air minum mewakili apa yang kita butuhkan di dunia ini. Kekurangan sesuatu yang Baca lebih lanjut

Sosialisasi TP3 dan Konsultasi Koster/TU Klasis Makassar

Sosialisasi TP3 dan Konsultasi Koster/TU Klasis Makassar

 Foto0966

Sosialisasi TP3

Badan Pekerja Klasis Makassar melaksanakan Sosialisasi Tim Perencana Program Pengembangan Gereja Toraja untuk jemaat-jemaat se-Klasis Makassar, di Gedung Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng, 25 Mei 2013. Sosialisasi ini dibawakan oleh Pdt. Soleman Allolinggi, mantan Ketua TP3GT yang sekarang menjabat Sekum BPS Gereja Toraja.

Dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Keputusan Sidang Klasis Makassar 2012, Keputusang Sidang Sinode 2006 dan Keputusan Sidang Sinode 2011. Dalam keputusan Sidang Sinode Am No.17/2011 tentang tugas TP3GT pada lingkup Klasis dan jemaat, ditugaskan agar (1) TP3GT memperjelas tugas TP3GT pada lingkup klasis dan jemaat dan (2) untuk menyelenggarakan TOT kepada TP3GT klasis dan Jemaat. Namun ditegaskan pula adanya Keputusan Sidang Sinode Am No.13/2006 tentan Tim Perencana Program Pengembangan Gereja Toraja  bahwa BPM dan BPK dapat membentuk TP3 sesuai kebutuhan dan ketersediaan SDM. Keputusan SSA 2006 menegaskan posisi TP3 yang dibentuk oleh Badan (BPMJ/BPK) bukan oleh sidang majelis jemaat dan tidak wajib dibentuk di jemaat/klasis.

Konsultasi Koster dan TU Klasis Makassar

Konsultasi Koster dan Tata Usaha (TU) jemaat se-Klasis Makassar dilaksanakan setelah sosialisasi TP3. Dasar kegiatan ini adalah keputusan sidang Klasis Makassar 2012. Kegiatan ini dipandu oleh Pdt. Paul Patanduk dan Pdt. Soleman Allolinggi. Baca lebih lanjut

Peraturan Khusus Gereja Toraja tentang Jaminan Hidup Pendeta dan Pegawai Gereja Toraja

Sosialisasi Peraturan Khusus Gereja Toraja tentang Jaminan Hidup Pendeta dan Penggajian Pegawai Gereja Toraja

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Pekerja Klasis Makassar berdasarkan Keputusan Sidang Klasis Makassar dan Rapat Kerja Klasis Makassar, tahun 2012 (Program Induk Pengembangan Teologi dan Kegerejaan, 2.1.2 dan 2.1.5), tentang (1) Penjemaatan Buku Peraturan-peraturan Khusus Gereja Toraja (P2K-GT) khususnya tentang hakikat Pendeta dan Pegawai dalam jemaat, dan (2) Pembekalan tenaga Pembina Pelayan (Majelis Jemaat) dan pegawai jemaat. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus BPKM, para Pendeta se-Klasis Makassar, para Majelis Jemaat se-Klasis Makassar yang bertanggungjawab atas pengaturan Jaminan Hidup Pendeta, Penggajian Pegawai, dan Pembinaan Warga Jemaat, serta diikuti Yayasan YPKT dan YKGT. Fasilitator dari BPS Gereja Toraja (Pdt. Soleman Allolinggi), BPKM (Pdt. PM Tangke) dan Dirjen Pajak Sulsel.

 Adapun tujuan penjemaatan dan pembekalan ini, yaitu: Baca lebih lanjut

Bom Molotov di Gereja Toraja Tiatira Malengkeri Makassar

Bekas Bom MolotovGedung Gereja Toraja Jemaat Tiatira Malengkeri yang terletak di Jalan Daeng Tata (Jl. Mujahirin) Makassar, dan Gedung Gereja Toraja Mamasa di Jalan Dirgantara (Kampung Rama) dilempari bom molotov. Peristiwanya sekitar pukul 03.00 Wita, 10 Februari 2013. Belum diketahui siapa pelaku dan belum ada yang menyatakan bertanggung jawab. Gereja Toraja Jemaat Tiatira, salah satu jemaat di Klasis Makassar, baru beberapa bulan berdiri sebagai jemaat mandiri. GTJ Tiatira dimekarkan dari Jemaat Tiatira Tamalate dalam Sidang Klasis Makassar pada bulan Oktober 2013. Baca lebih lanjut

KRISTEN ANONIM: KESELAMATAN SEBELUM 100 IMT

Kristen Anonim: Keselamatan sebelum 100th IMT

 Kristen AnonimAda yang bertanya: “Apakah Nenek yang mati sebelum 100 Tahun Injil Masuk Toraja (100 IMT), ber-aluk todolo, akan selamat juga? Siapa yang salah, nenek yang terlalu cepat lahir, pekabar Injil yang lambat datang, atau Tuhan yang salah?”

Ini pertanyaan teologis yang tidak mudah dijawab dalam rangka 100th IMT (1913-2013). Pandangan eksklusif sering, terlalu cepat menghakimi “mereka binasa” karena tidak percaya Yesus Kristus.

Baca lebih lanjut

SEKILAS GEREJA TORAJA

Salah Satu Jemaat dari 1006 Jemaat-GT

Salah Satu Jemaat dari 1006 Jemaat-GT

Gereja Toraja adalah hasil dan kelanjutan dari pelaksanaan hakekat gereja pada umumnya yaitu misi. Dan kehadirannya dalam konteks tertentu adalah wujud kehadiran gereja Tuhan yang esa. Cikal bakalnya di mulai dengan kehadiran beberapa guru beragama Kristen (anggota Indische Kerk-Gereja Protestan Indonesia) pada sekolah Landschap yang dibuka oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1908 di Toraja dapat dianggap sebagai awal masuknya berita Injil ke daerah Toraja. Para guru ini berasal dari Ambon, Minahasa, Sangir, Kupang, dan Jawa. Baca lebih lanjut

GT-JPank Doakan & Bantu Anak Jenne

Gereja Toraja Jemaat Panakkukang, Majelis Jemaat dan OIG-nya, mengunjungi anak kekasih Jenne Patintingan.  Jenne (2 thn) yang sakit tumor di rahang dan kepala, terbaring lemah di ruang ICU RS Wahidin Makassar, ditemani sang bunda. Dalam perkunjungan ini, kami membaca Alkitab dan mendoakan anak kekasih, keluarga, dan setiap orang/group yang peduli penderitaan Jenne. Selain itu, juga menyerahkan persembahan kasih yang dijalankan pada hari Minggu, 17 Juni 2012 dan dari kas PWGT-JPank.

Tuhan memulihkan anak kekasih Janne. Baca lebih lanjut

PENJELASAN PENGAKUAN IMAN GEREJA TORAJA

PENJELASAN PENGAKUAN IMAN GEREJA TORAJA

Pendahuluan

Pada tanggal 27 November 1981, Gereja Toraja akhirnya memiliki pengakuan sendiri sebagai hasil pergumulan melalui Keputusan Rapat Komisi Usaha Gereja Toraja (KUGT) Lengkap, berdasarkan penugasan dan Keputusan Sinode Am XVI di Makale, Juli 1981. Pengakuan Iman Gereja Toraja disusun berdasarkan kerinduan Gereja Toraja memiliki pengakuan sendiri yang relevan dan fungsional. Kerinduan ini telah dituangkan ke dalam Keputusan Sinode Am XIII di Palopo, tahun 1972, yang merupakan peningkatan tekad Gereja Toraja sejak ia berdiri sendiri. Hal ini dapat kita lihat dalam Peraturan Gereja Toraja Baca lebih lanjut