Piala Dunia 2014: Filosofi Der Panzer Jerman

Piala Dunia 2014: Filosofi Der Panzer Jerman
(Renungan Motivasi)

der Panzer

der Panzer

Sesudah Kebaktian rumah tangga, seorang bapak bertanya: “Bapak jagokan siapa, Jerman atau Portugal?” Saya menjawab: “entah mengapa, hati ini masih saja setia memilih Jerman”. Sejak tahun 1990, saya selalu jagokan Jerman. Waktu itu, Tv hitam putih, acara Tv hanya TVRI dan RTM (Radio Televisi Malaysia). Belum banyak pilihan hiburan, sehingga sepakbola menjadi tontonan yang sangat berkesan.

Kini, Piala Dunia 2014, kembali hati ini memilih kesebelasan Jerman, der panzer. Pilihan ini harus bermakna bagi kehidupanku, bukan sekedar tontonan hiburan. Perlu rasionalisasi atas pilihan hati. Saya mencoba mencari sesuatu yang dapat saya maknai. Ada dua hal yang dapat saya refleksikan, yaitu untuk renungan teologis: Gereja bagai Kesebelasan Sepakbola, dan renungan motivasi: filosofi Der Panzer. Pada kesempatan ini, saya khusus merefleksikan filosofi der panzer. Baca lebih lanjut

Iklan