Selamat: MUKTAMAR NU & POLITIK KEBANGSAAN

Muktamar ke-32 dilaksanakan di Makassar selama tujuh hari, 22-28 Maret 2010. Apa yang diharapkan dari Muktamar NU ini?

Muktamar NU 1984 menegaskan NU kembali ke Khittah 1926 (mungkinkah Muktamar akan kembali menegaskan itu, setelah PKB kurang mesra dengan NU?). Khitttah itu mencakup dasar-dasar paham keagamaanNU, sikap

Baca lebih lanjut

Iklan

TIGA MODEL PANDANGAN TEOLOGI AGAMA-AGAMA

Ada tiga pandangan teologi agama-agama atau teologi religionum, yaitu:

1. Eksklusivisme

Pertama, pandangan eksklusivisme memiliki pandangan eksklusif mengenai keselamatan. Eksklusivisme menegaskan bahwa hanya di dalam agama Kristen ada kebenaran dan keselamatan, sedangkan diluar agama Kristen sama sekali tidak ada keselamatan. Ayat yang digunakan umumnya adalah kitab Kis 4:12 dan Yoh 14:6. Dalam Gereja Katolik, Paus Bonifasius VIII merumuskan pandangan ini dalam semboyan “Extra ecclesia nulla salus” yang berarti “diluar gereja tidak ada keselamatan”. Teolog yang mewakili pandangan eksklusif adalah Karl Barth dan Hendrik Kraemer. Barth berpendapat bahwa agama adalah ketidakpercayaan. Agama-agama merupakan upaya manusia yang sia-sia untuk mengenal Allah. Allah hanya bisa dikenal kalau Allah sendiri yang memperkenalkan DiriNya. Allah sudah memperkenalkan diriNya didalam dan melalui Yesus Kristus. Injil adalah anugerah Allah di dalam Yesus Kristus, sedangkan agama-agama adalah upaya manusia yang sia-sia. Sebab itu, tidak ada hubungan antara Injil dengan agama-agama. Tidak ada hubungan antara anugerah Allah di dalam Yesus Kristus dengan upaya sia-sia manusia. Ini juga berlaku bagi agama Kristen. Tetapi agama Kristen dibenarkan karena Injil anugerah yang dipegangnya. Hal senada, namun beda argumen disampaikan Kraemer, yang Baca lebih lanjut