Mengenal Asosiasi Pendeta Indonesia

ASOSIASI PENDETA INDONESIA (API)

(Indonesian Pastors Association)

 

Asosiasi Pendeta Indonesia (API) dideklarasikan tanggal 31 Oktober 2002 di Krida Bhakti – Setneg – Jakarta. Organisasi para Pendeta Kristen Protestan ini adalah wadah Pendeta tanpa membedakan denominasi dan dogma gereja. Artinya bekerjasama membangun Tubuh Kristus dan pelayanan kesaksian bedasarkan Firman Tuhan.

API tidak mencampuri urusan Gereja atau Dogma Gereja, tetapi bersama membantu pelayanan dan kesejahteraan para hamba Tuhan dalam melayani jemaat, masyarakat dan bangsa. Kami bukan pesaing persekutuan Gereja yang telah ada, tetapi mendukung mereka meningkatkan pelayanan para Pendeta secara pribadi dan keluarga. Baca lebih lanjut

Iklan

Kilas Reformasi Gereja-Lahirnya Protestan

 Kilas Reformasi Gereja-Lahirnya Protestan

Salah satu pemicu munculnya reformasi gereja adalah adanya ajaran (kertas?) indulgensia. Indulgensia adalah penghapusan (sepenuhnya atau sebagian) dari penghukuman sementara yang masih ada bagi dosa-dosa setelah kesalahan seseorang dihapuskan melalui absolusi (pernyataan oleh imam bahwa dosa seseorang telah dihapuskan). Saat itu terjadi penyalahgunaan indulgensia oleh oknum-oknum gereja, yaitu sebuah indulgensia dapat dibeli seorang umat untuk dirinya sendiri ataupun untuk salah seorang sanak keluarga yang sedang berada di api penyucian. Johann Tetzel, seorang imam Dominikan, ditugasi berkeliling di seluruh wilayah keuskupan Uskup Agung Albert dari Mainz untuk mempromosikan dan menjual indulgensia untuk merenovasi Basilika St. Petrus di Roma. Tetzel sangat berhasil dalam hal ini. Ia menganjurkan: “Begitu mata uang bergemerincing di dalam kotak, jiwa yang sedang menanti di api penyucian pun akan terlepas“.

Baca lebih lanjut